Selingkuh Saat Istri Sedang Diisolasi Terpusat - Beritabali.com

Seksologi

Seksologi dr. Oka Negara, MBiomed, FIAS

Selingkuh Saat Istri Sedang Diisolasi Terpusat

Minggu, 05 September 2021 | 18:15 WITA
Selingkuh Saat Istri Sedang Diisolasi Terpusat

beritabali.com/foto: ilustrasi/Selingkuh Saat Istri Sedang Diisolasi Terpusat

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Tanya: “Dok, maaf saya ini punya kecenderungan harus berhubungan seksual dengan istri setiap hari. Nah, sejak istri terkena Covid-19 dan harus menjalani isoter di sebuah hotel, saya menjadi sering gelisah karena hubungan seksual yang tidak bisa dilakukan. Oh, iya, saya sendiri hasil swab PCR nya negative, jadi tetap di rumah dan bekerja dari rumah. Jadi kami terpisah jarak. Saya tidak berani menawarkan “virtual sex” dengan istri karena kasihan dengan istri yang masih isolasi. Hanya saja, di hari kelima berpisah dengan istri, saya sempat tergoda untuk berhubungan seksual dengan orang lain.
Saya melakukannya dengan mendatangi Spa plus plus atas rekomendasi teman. Berhubungan seksualnya sehabis dipijat dan dicoba tanpa melakukan ciuman karena kami tetap memakai masker. Tetapi karena saya tumben memakai kondom, rasanya kondom yang saya pakai robek, sepertinya ada cairan sperma yang menetes dari kondom. Saya kok jadi takut tertular penyakit kelamin.. Itu bagaimana dok? Bisa dijelaskan?” (Endi, Jakarta)
Jawab: Memang, walaupun pandemi, masih cukup banyak secara sembunyi tetap terjadi transaksi seksual juga, baik lewat online maupun membuka layanan sembunyi. Yang perlu diingat, ketika seseorang melakukan hubungan seksual dengan orang lain yang sudah diketahui sering berganti-ganti pasangan seksual sebenarnya dia sudah mengundang risiko pada dirinya. Ini disebut hubungan seksual berisiko. Hubungan seksual yang berisiko seperti ini merupakan penyebab utama penularan infeksi menular seksual, seperti gonore, kutil kelamin, herpes, sifilis, klamidia termasuk HIV AIDS. Itu jika dilakukan tanpa proteksi sama sekali. Sementara pilihan menggunakan kondom adalah pilihan lebih baik untuk mencegah infeksi menular seksual.
Seberapa efektif sebenarnya penggunaan kondom? Berdasarkan studi pada orang-orang yang berperilaku seksual berisiko, dari 100 orang hanya kurang dari 1 orang yang akhirnya tertular infeksi menular seksual pada kelompok pengguna kondom. Secara medis dan epidemiologis sudah terbukti bahwa akan terjadi penurunan risiko penularan infeksi menular seksual pada para pengguna kondom. Dari banyak studi juga diketahui bahwa kondom efektif mencegah HIV.
Masalahnya, penyebab kegagalan proteksi diyakini hanyalah karena satu alasan: kesalahan penggunaan kondom. Kegagalan kondom lebih sering disebabkan pemakainya tidak menggunakannya dengan benar, dan bukan karena mutu kondom itu sendiri. Bila digunakan secara benar dan konsisten, kondom mempunyai peranan penting dalam kesehatan umum masyarakat, khususnya dalam pencegahan infeksi menular seksual, bagi mereka yang tidak mampu berpuasa seks dan setia dengan pasangannya.
Halaman :

TAGS : Selingkuh Seks Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Biar kamu #TetapTerjaga dirumah, Kami antar semua kebutuhanmu Pakai Bluebird COD - Chat-Order-Deliver

Program berlaku di area Sarbagita, Argo taksi dimulai pick-up di lokasi pertama dan Pembayaran Tunai atau Non-Tunai melalui Easy Ride My Bluebird.



Seksologi Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Seksologi

Berita Bali TV