Kondom Perempuan Lebih Pacu Kenikmatan Seksual? - Beritabali.com

Seksologi

Kondom Perempuan Lebih Pacu Kenikmatan Seksual?

Minggu, 07 November 2021 | 15:00 WITA
Kondom Perempuan Lebih Pacu Kenikmatan Seksual?

bbn/ilustrasi/Kondom Perempuan Lebih Pacu Kenikmatan Seksual?

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
“Dok, aku dan istri baru saja menikah dan niatnya mau menunda bikin anak dulu, karena ada rencana mau studi S2 di luar negeri. Saya mau tanya tentang kondom yang dipakai pada perempuan. Bisa dijelaskan dok? 
Soalnya aku alergi dengan kondom berbahan lateks dan istriku tidak mau menggunakan pil KB atau suntik KB. Mohon dijelaskan, Dok. Terimakasih”. (Agung,25)
Jawab: Bukan pertama kalinya ada yang bertanya serupa. Cukup banyak laki-laki dan perempuan yang menanyakan tentang kondom perempuan. Mari kita bahas kembali. Kondom perempuan sebutannya adalah femidom. Ada juga yang menyebutnya femindom. 
Fungsinya sama dengan kondom pada laki-laki, tetapi tentu bentuknya berbeda. Disesuaikan dengan bentuk anatomi organ kelamin perempuan karena memang mesti dipasangkan di dalam vagina. Femidom memiliki fungsi ganda, yaitu mencegah kehamilan dan memproteksi dari penularan infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV AIDS. 
Ukuran femidom lebih besar dibandingkan dengan kondom. Femidom berbentuk silinder dengan panjang sekitar 17 cm dan diameter sekitar 7 cm. Pada ujungnya terdapat cincin yang berguna untuk menghalangi cairan sperma masuk ke dalam rahim. 
Femidom ada yang berbahan lateks, tetapi yang beredar lebih banyak berbahan polyurethane. Femidom bukan hal baru. Femidom sudah pernah digunakan secara luas juga sebagai salah satu pilihan alat kontrasepsi yang ada. 
Tetapi karena sempat dianggap kurang praktis dibandingkan pilihan yang lain pada perempuan seperti pil KB, susuk KB, suntik KB dan spiral, akhirnya tidak diproduksi dalam jumlah besar lagi. 
Tetapi memang beberapa tahun belakangan, dalam konteks pencegahan HIV AIDS, femidom kembali diproduksi dan seolah menjadi sebuah hal yang baru, sempat disosialisasikan cukup gencar, sekalian juga dipromosikan dan didistribusikan sebagai pilihan alat kontrasepsi kembali.
Serupa dengan kondom, femidom juga berfungsi untuk mencegah IMS, termasuk HIV AIDS, karena fungsinya mencegah kontak cairan kelamin dan darah saat berhubungan seksual. Selama ini salah satu kendala dari kampanye HIV AIDS adalah tidak optimalnya pencegahan karena masih lemah dan timpangnya pengambilan keputusan dalam penggunaan kondom. 
Sebagian laki-laki masih enggan untuk menggunakan kondom dengan berbagai alasan. Ini tentu sangat menghambat upaya pencegahan atau penekanan laju pertambahan kasus HIV AIDS. Karena itu sudah selayaknya femidom disosialisasikan lagi sebagai salah satu pilihan lain. 
Halaman :

TAGS : Berita Bali Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Bali Berita Bali Terkini Berita Bali Hari Ini Beritabali Informasi Bali


Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet

Tetap Produktif di Rumah dengan Biznet. Promo Instalasi hanya Rp. 100.000. Kontak : 082236906863, 085738119233



Seksologi Lainnya :


Berita Lainnya

Trending Seksologi

Berita Bali TV